Cara Mencegah Virus Pada Komputer Windows Secara Lengkap

SinauNews – Mencegah Virus Pada Komputer, Jika komputer tidak diperhatikan dan dijaga, akhirnya akan mengalami kerusakan pada salah satu komponennya. Kerusakan tersebut dapat diketahui karena adanya inputan berbahaya, seperti software yang dapat merusak komponen atau data penting. Software tersebut dikenal sebagai virus komputer. Ada berbagai jenis virus dengan metode penyerangan dan hasil yang berbeda. Virus bekerja dengan menyebar dengan cara menyisipkan dirinya pada program dan menggandakan diri sendiri.

Apa Itu Virus Atau Malware ?

Virus adalah sebuah file yang mengganggu sistem operasi pada PC dan laptop. Jika laptop terkena virus, maka kinerjanya akan menurun secara otomatis.

Bentuk gangguan virus ini biasanya seperti loading yang menjadi lebih lambat/lemot, hilangnya file-file yang disimpan secara tiba-tiba, laptop restart berulang-ulang, dan bahkan dalam kasus yang parah, OS dapat terhapus sehingga harus melakukan instalasi ulang OS pada laptop.

Beberapa orang yang pernah mengalami masalah seperti hilangnya data di laptop secara tiba-tiba, cenderung sangat takut dengan adanya virus di laptop mereka.

Hal ini membuat mereka menjadi sangat waspada, sehingga tidak mau menggunakan flashdisk yang bukan miliknya atau tidak mau meminjamkan laptopnya pada orang lain yang sedang membutuhkan. Ini adalah salah satu alasan mengapa virus dianggap begitu berbahaya dan menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan.

Berikut Adalah Daftar Virus Yang Perlu Kalian Waspadai

  1. Worm adalah virus yang menyalin dirinya sendiri pada harddisk, yang menyebabkan sumber daya komputer (Hard Disk) menjadi penuh.
  2. Trojan adalah virus yang mengambil data dari komputer yang terinfeksi dan mengirimkannya kepada pembuat trojan itu sendiri.
  3. Backdoor adalah virus yang mirip dengan trojan, namun biasanya menyerupai file yang baik-baik saja, seperti game.
  4. Spyware adalah virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
  5. Rogue adalah program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, serta memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu tersebut dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue. Rogue juga dapat membuka celah keamanan dalam komputer untuk mendatangkan virus lain.
  6. Rootkit adalah virus yang bekerja dengan menyamar sebagai kerja sistem komputer yang biasa saja.
  7. Polymorphic Virus adalah virus yang suka mengubah dirinya agar tidak dapat terdeteksi.
  8. Metamorphic Virus adalah virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.
  9. Virus Ponsel adalah virus yang berjalan di telepon seluler dan dapat menyebabkan berbagai efek seperti merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.

Berikut adalah Cara Mencegah Virus Pada Komputer Windows

Sebagai pengguna laptop yang menggunakan sistem operasi Windows, tentu kita tidak ingin ada virus yang merusak file yang tersimpan pada hard disk, terutama virus shortcut yang sering muncul pada flash disk teman-teman dan akhirnya merusak semua dokumen yang kita miliki.

Secara alami, virus harus dicegah dan pada perangkat teknologi seperti laptop, virus juga harus dicegah. Terutama virus seperti worm, trojan, backdoor, spyware, rogue, rootkit, polymorphic virus, dan metamorphic virus. Simak Cara dibawah ini :

1. Gunakan Antivirus

Pastikan untuk menginstall setidaknya 1 antivirus di perangkat Anda seperti komputer, laptop atau notebook. Ada berbagai jenis antivirus dengan berbagai merek yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan atau preferensi Anda. Antivirus berbayar biasanya lebih banyak dipilih karena dilengkapi dengan layanan dukungan yang baik dibandingkan dengan yang gratis.

2. Lakukan Update dan Scan Berkala

Jika Anda sudah menggunakan antivirus, ingat untuk selalu melakukan update setidaknya seminggu sekali. Jika Anda terkoneksi dengan internet, aktifkan fitur auto update pada antivirus Anda dan lakukan scan secara teratur pada perangkat Anda.

3. Buka Folder Melalui Windows Eksplorer

Saat ingin mengambil data dari perangkat seperti flash disk atau hard disk, usahakan untuk tidak melakukan double click pada folder yang ada karena ini dapat memungkinkan masuknya virus. Sebaiknya buka folder melalui Windows Eksplorer yang ada di sebelah kiri.

4. Jangan Membuka Link yang Tidak Dikenal

Biasanya terdapat pada website tertentu atau dalam email spam dengan link-link yang aneh yang dikirimkan oleh pengirim yang tidak jelas dan sebelumnya tidak kita kenal, jangan mudah untuk membukanya.

5. Jangan Asal Mendownload

Jangan melakukan download pada file yang mencurigakan dan tidak dikenal, karena virus, worm, spyware, trojan dan hacker dapat masuk ke perangkat Anda melalui file yang Anda download tersebut. Jika perlu mendownload, pastikan bahwa sumbernya adalah resmi atau terpercaya.

Jika perangkat digunakan oleh lebih dari satu user, berhati-hatilah sebelum membuka sebuah file tertentu. Usahakan untuk melihat ekstensi dari file tersebut, misalnya file itu ber-ekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya segera waspadai.

6. Buat Folder Autorun.inf

Autorun pada Windows dapat menjadi jembatan masuk bagi virus untuk masuk ke perangkat Anda seperti komputer, laptop atau notebook. Jika Anda mencolok flash disk atau perangkat USB lainnya ke perangkat Anda, fitur autorun biasanya akan otomatis berjalan.

Sebagian besar virus, khususnya trojan, melakukan penyebaran melalui autorun.inf. Untuk mengatasi virus jenis ini, Anda dapat melakukan hal berikut:

  • Pada direktori root dari semua partisi dan flash disk Anda, buat sebuah folder dengan nama AUTORUN.INF dan ubah atribut folder ini menjadi “Read Only” atau “Hidden” atau “System”.
  • Dalam folder autorun.inf tersebut, buat 1 atau 2 file .txt.

7. Nonaktifkan Autorun

Mematikan fitur autorun adalah salah satu cara untuk melindungi perangkat Anda seperti komputer, laptop, atau notebook dari masuknya virus dan penyebaran ke seluruh sistem Anda. Caranya sebagai berikut:

  • Klik Start > Run, ketik “gpedit.msc” dan tekan Enter.
  • Masuk ke Computer Configuration\ Administrative Templates\ Windows Components\ Autoplay -Policies\ dan pilih “Turn off Autoplay”.
  • Nonaktifkan Autoplay dengan memilih Enabled, lalu pilih All Drives jika ingin mematikan semua fitur autorun di semua media termasuk hard disk, atau pilih CD-ROM and removable media drives untuk mematikan autorun hanya di CD ROM dan Flashdisk. Lalu klik OK.
  • Setelah autorun dinonaktifkan, jika Anda memasukkan flash disk, hard disk eksternal atau USB tidak akan muncul dialog autorun lagi pada perangkat Anda.

Itulah ulasan dari kami mengenai Cara Mencegah Virus Pada Komputer Windows Secara Lengkap, semoga mudah kalian pahami dan bisa menambah wawasan kalian serta berhati-hati terhadap yang namanya virus windows. Semoga bermanfaat

administrator

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Cara Mencegah Virus Pada Komputer Windows Secara Lengkap yang dipublish pada 25 January 2023 di website SinauNews

Artikel Terkait

Leave a Comment